Kapolda Gorontalo Ajak Komunitas Ojol dan Bentor Lewat \"Ngopi Bareng\" Demi Jaga Kamtibmas

Gorontalo, - Langkah humanis diambil Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., dalam menjaga kondusivitas wilayahnya. Jenderal bintang dua tersebut menggelar kegiatan "Ngopi Bareng" bersama ratusan perwakilan komunitas ojek online (ojol) dan pengemudi becak motor (bentor) khas Gorontalo dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.
Acara ini dikemas informal sebagai ruang dialog interaktif tanpa sekat. Mengusung tema “Dialog Santai Guna Berkolaborasi dan Bersinergi dalam Menjaga Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Wilayah Provinsi Gorontalo,” Kapolda mengajak para pejuang jalanan ini untuk menjadi mitra aktif Kepolisian.
Saring Informasi dan Tolak Provokasi
Baca Lainnya :
- Terima 48 Personel BKO dan Bantuan Sarpras dari Kapolri, Polda Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla0
- Polda Kalteng Perkuat Mental Pejuang Karhutla, Tim Psikologi Turun ke Posko0
- 5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong0
- Sambangi Warga di Sinak, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Berikan Pelayanan Kesehatan0
- Satbrimob Polda Kalteng Uji Coba Powder Pemutus Api untuk Perkuat Penanganan Karhutla0
Dalam arahannya, Irjen Pol. Widodo memberikan pesan kuat agar peran komunitas ojol dan bentor dalam membendung arus informasi palsu atau hoaks. Ia mengajak agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat memecah belah kedamaian daerah.
“Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya tidak mudah terprovokasi. Setiap informasi yang diterima, terutama yang berpotensi menimbulkan konflik atau keresahan, perlu disikapi secara bijak,” tegas Irjen Pol. Widodo.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya budaya saring sebelum sharing saat bermedia sosial. Menurutnya, langkah ini sangat penting agar berita bohong (hoaks) atau informasi yang belum terverifikasi tidak memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Selain membahas stabilitas keamanan, dialog interaktif ini juga menyoroti ketertiban di jalan raya. Sebagai profesi yang tiap hari beroperasi di jalan, ojol dan bentor diminta menjadi pelopor berlalu lintas.
Kapolda mengingatkan pentingnya mematuhi rambu-rambu jalan, melengkapi surat-surat serta atribut kendaraan, hingga mengecek fungsi lampu keselamatan secara berkala. Kepatuhan ini bukan semata-mata demi menghindari razia polisi, melainkan langkah nyata menyelamatkan nyawa pengemudi dan pengguna jalan lain.
Melalui kegiatan Ngopi Bareng tersebut, komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat melebur. Sinergi kuat yang terbangun diharapkan mampu mendorong peran aktif komunitas ojol dan bentor sebagai "mata dan telinga" Kepolisian dalam menjaga suasana Provinsi Gorontalo yang aman, tertib, dan kondusif.
(Red/Rezha LDD)










